Introduction of Adobe Flash
1. Pengenalan Flash
“Welcome to flash”
Tampilan awal pertama kali masuk flash, ketika
kita ingin belajar flash terlebih dahulu, membuat file adobe flash yang baru,
ataupun membuka file adobe flash yang
pernah dibuat.
Secara umum aplikasi adobe
flash, dibagi dalam beberapa panel kerja (menu bar, stage, tool, timeline,
properties, library, dan lain-lain) yang memiliki karakteristik, cara
penggunaan, dan fungsi berbeda-beda. Panel-panel tersebut saling berhubungan
untuk mendukung pembuatan program yang bisa dihasilkan aplikasi flash.
a. Stage
Stage merupakan
tempat dimana kita menempatkan berbagai macam objek atau tampilan.
|| Pada panel stage
ini, terdapat lembar putih yang disebut dengan document yang bisa diatur baik
lebar, tinggi, ataupun skala
|| Selain itu pada panel ini, terdapat yang
namanya scene, yang berfungsi sebagai dimensi atau daerah tampilan dari suatu
objek tertentu.
b. Timeline
Timeline merupakan panel dimana kita dapat
mengatur frame dan juga layer. Seperti film, Flash membagi panjang waktu ke
dalam frame. Layer sendiri seperti gabungan beberapa film yang ditumpuk satu di
atas yang lain.
|| Seperti halnya dalam pemuatan sebuah film,
Flash mengenal istilah Frame Rate,
adalah tingkat kecepatan animasi yang dimainkan pada Timeline dalam satuan frame
per second (fps). Kita ambil contoh untuk frame rate 12 fps artinya 12
gambar akan ditampilkan dalam satu detik.
c.
Tool
Tool pada
panel tool ini dapat dipergunakan untuk menggambar, mewarnai,
menyeleksi, dan juga mengubah, dll
|| Untuk tool yang diberi tanda * artinya tool
itu terdapat beberapa pilihan tool lagi. Contoh pada Oval tool, ketika kita menekan lama tool tersebut, maka muncul
beberapa tool pilihan lagi yang setipe dengannya, seperti Rectangle Tool, PolyStar Tool,
dll.
|| Untuk masing-masing fungsi tool sendiri, pada
modul ini tidak disediakan secara detail karena hanya beberapa tool yang akan
dipakai, untuk mengetahui fungsi setiap tool lainnya mungkin bisa dicari di internet *maaf J
d. Properties
Properties disini berfungsi untuk mengatur stage, seperti panjang dokumen, lebar dokumen,
warna dokumen. Mengatur property tool, seperti ukuran panjang, lebar,
tebal, warna, dll.
|| Setiap tool
mempunyai panel properti masing-masing, artinya ada beberapa tool yang
propertinya berbeda dengan tool lain.
Seperti contoh pada text tool
terdapat properti font, paragraph, dll, berbeda dengan line tool yang terdapat properti fill color, stroke color, dll.
e. Library
Library merupakan
tempat dimana kita menyimpan dan mengatur symbol yang diciptakan dalam Flash,
dan juga file lainnya yang diimpor, seperti grafik bitmap, file suara, dan juga
video clip.
f. Actionscript
Actionscript dimasukan pada panel Action. ActionScript sendiri merupakan
bahasa scripting atau bahasa pemrogaman yang terdapat di dalam program Flash yang
didalamnya terdapat action, function,
event, ataupun event handler yang
tujuannya untuk membuat animasi lebih interaktif dan dinamis
|| Untuk actionscript yang digunakan pada modul
ini adalah actionscript 2.0, alasannya karena untuk lebih mudah dalam membuat
script yang akan kita gunakan dalam membuat animasi






Komentar
Posting Komentar