Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tulisan

all dead and gone

all dead and gone, sepenggal lirik dari Queen, terdengar multitafsir artinya, entah tentang kehilangan kekasih, teman, keluarga, apapun itu, intinya kehilangan...  lagu ini muncul di kepala ketika dikabarkan bahwa rumah tempat tinggal dulu akan terjual, secara logika saya tidak ada masalah, sudah siap segalanya, sudah pindah juga.. tapi entah dada terasa sesak, lama, aneh, campur aduk, agak berlebihan memang, tapi itulah yang terjadi, perasaannya nyata..  rumah itu secara fisik pasti akan hilang, tergantikan, tapi sadar tidak bisa kembali, pulang kembali, membuat hati sesak.. seolah-olah semuanya hilang, kehidupannya, lingkungannya, orang-orang sekitarnya, kenangannya, hilang, all dead and gone...  di rumah itu diriku tumbuh, bersama dengan orang-orang sekitar, keluarga, saudara, tetangga, teman, teman dekat, teman jauh, sahabat, cinta... juga, di rumah itu diriku hidup, beristirahat, berkeluh kesah, patah hati, senang, tertawa, gembira, patah hati lagi, sedih, menyendiri...

Surat Ibunda untuk Sang Mujahid

Menjelang detik-detik vonis terakhir dijatuhkan Rasa hatiku tercabik dan meronta jauh Aku yang tidak mengenalmu Namun aku turut merasakan getaran cintamu pada Allah… Marahmu pada kehidupan yang keluar aqidah, Hanya segelintir orang yang berani membela keyakinan Dengan harta, keluarga bahkan nyawa… Kalian abaikan itu, karena semua demi Allah… Tidak ada ketakutan Tidak ada ragu terpancar dimatamu Semoga kalian diberi kekuatan iman, dan diganjar dengan syurga Allah… Amin… Amin… Amin…!!! Menjelang detik-detik vonis dibacakan… Rasakanlah ratusan, ribuan doa mengalir dari bibir yang bertasbih untukmu… Mengiringi langkah kaki… Mengalir di pembuluh nadimu… Sampai pada saatnya detik jantung berhenti… Jangan gentar para mujahidin… Jangan takut…!! Semua kita akan mati tanpa terkecuali… Tapi kalian mati dengan cara sempurna !!! Subhanallah… Menjelang detik-detik vonis dijatuhkan… Aku berharap, suratku ini masih sempat kalian baca Biar tidak bertatap wajah… Tapi kita akan saling mendoakan… Andaikan...

Lirik (2)

"What we’ve got here is failure to communicate. Some men you just can’t reach… So, you get what we had here last week, which is the way he wants it! Well, he gets it! N’ I don’t like it any more than you men." — Civil war, Gun n Roses

Resolusi 2016???

Apa resolusi-ku di tahun 2016? Apa resolusi-mu di tahun 2016? Ah, rasa-rasanya bosan jika harus membicarakan resolusi individu Mari kita membahas perkara yang lebih besar… kesampingkan dahulu ego-ego dan euforia destruktif di penghujung akhir tahun Sejenak kita merenung tentang sakitnya bumi ini, ambigunya sikap sosialisme di masa kini, dan agama yang dijadikan alat kambing hitam Pernahkah kita menengok ke atas, dan menyadari bahwa langit tidak lagi sepenuhnya menjadi atap untuk kita? Sadarkah bahwa musim kini menjadi labil dan tidak selalu membawa kabar baik untuk kita ? Sadarkah bahwa sebagian udara yang kita hirup bukan lagi dari kelahiran alam tetapi dari kematian alam ? Sadarkah bahwa tidak semua orang beruntung mendapatkan air bersih, dan ketika mendapatkan limpahan air, kita malah mengekploitasinya berlebihan ? Sadarkah kita, karena keserakahan manusia, mengakibatkan hutan, tanah, air dan lain sebagainya, tidak bisa kita wariskan lagi kepada anak cucu kita ? Bumi sedang sakit...

Mati ah

"Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda." — Soe Hok Gie

Lirik

Lanjutkanlah, anakku yang nakal Akan ada damai setelah kau selesai Istirahatkan kepalamu yang lemah Jangan menangis lagi… Aku bangkit diatas kebisingan dan kebingungan Hanya untuk melihat ada apa diatas ilusi ini Aku terbang semakin tinggi Tapi aku terbang terlalu tinggi… Menyamar sebagai manusia dengan sebuah tujuan Sandiwaraku adalah tontonan musim ini Dan kalau aku mengaku sebagai orang bijak Itu artinya aku tidak tahu apapun… — Carry on wayward son, Kansas

Persepsi

Mencari kebenaran di dunia ini tidak akan ada ujungnya, yang ada hanyalah persepsi… Ingat! Kamu bukanlah Tuhan yang mutlak bisa menentukan kebenaran Janganlah terlalu angkuh untuk menyatakan diri ini yang paling benar, tapi berusahalah untuk menciptakan kebaikan. Selalu melihatnya dalam sudut pandang positif. Tidak ada yang sama sekali baik atau buruk. Hanya persepsi dan pemikiran yang membuatnya demikian. — William Shakespere

Sakit lima hari

Hari pertama “Makanya gadis kecil, kalau main jangan lama-lama, jangan sampai malam, apalagi mainnya sama anak laki-laki, kan jadinya demam…” Itulah ucapan Nenek disaat ia hendak pergi ke rumah saudara, menitipkan gadis kecilnya bernama Tiara kepada Pamannya untuk merawat kondisinya yang sedang demam. Memang dipikir-pikir jauh dari orang tua disaat kecil sangat menyedihkan, apalagi kondisinya sedang demam, t-e-r-a-s-a! betapa tidak, ketika seorang anak gadis kecil membutuhkan perhatian dan pengobatan dari tangan seorang ibu, yang ada, yang ada, ah sudahlah… Beruntung di rumah masih ada Paman yang merawat, bahan-bahan makanan untuk dimakan, obat-obatan, air bersih, dan kamar yang hangat. Coba bayangkan dengan gadis-gadis kecil lainnya diluar sana yang tidak beruntung, bukankah mereka hidup dijalanan, sehat, demam, sedih, bahagia, mereka habiskan waktunya dijalanan, mengais, dan berharap hari demi hari cepat berlalu. Beruntung. Setidaknya Tiara sudah belajar untuk bersyukur sedari...

rindu II

Oh nikmatnya malam ini, pecah suasana rasanya… tepat tanggal 27 tepat di malam takbiran, terhanyut diri ini terbawa suasana di hari-hari terakhir sebelum lebaran… sedih, senang, terharu, bersatu padu menjadi suatu kebanggaan… oh bulan seribu bulan.. rahasia-Mu selalu penuh kejutan, pintu hikmah memang datangnya darimana saja, tidak bisa diduga-duga… Bulan penuh berkah… teruntuk tahun ini, adakalanya kita dibawah tapi itu bukan akhir dari segalanya… rasa hati yang tidak menentu membuat dosa demi dosa menodai bulan suci ini.. sadar tidak sadar diakui ibadah di bulan ramadhan ini tidaklah terlalu maksimal… tapi Tuhan punya rencana lain.. menyiapkan bulan suci ramadhan ini untuk kita ambil hikmahnya… Malam berganti subuh, siklus tidur yang mulai berubah membawa lisan ini berbagi cerita dengan sahabatku ini… aneh awalnya memang, entah darimana datangnya, tapi hikmah memang tidak bisa diduga-duga, menuntut kita untuk selalu bersyukur atas karunia sang Maha-Kuasa… Saat-saat ter...

rindu...

Perasaan yang tidak bisa digambarkan oleh kata-kata, hanya bisa diungkapkan oleh hati.. rasa hati yang tidak selaras dengan ego.. pikiran tak menentu terbawa suasana oleh kisah-kisah dulu.. raga yang tidak bisa digerakan sesuai harapan.. hanya hampa yang terasa…sesat dijalani setelah semuanya hilang.. doa dan harapan yang bisa diandalkan.. oh jikalau waktu itu tidak terjadi, mungkin beda ceritanya.. memang sang kuasa punya kehendak.. suratan takdir yang bicara.. menunggu motivasi dan persepsi yang datangnya dari teman, dan itu sangat dinanti sekali.. perasaan terkadang hilang dan terkadang muncul kembali.. memang rindu tidak bisa ditebak.. waktu demi waktu telah berlalu.. sang fajar lahir dan kegelapan pun hilang... kiasan kata-kata yang bisa dibuat, dan lagu-lagu tua yang bisa menemani.. entah munculnya darimana.. mungkin itu terbiasa untuk mengobati rindu yang telah melarat seperti ini… malam ini sungguh beda rasanya, harapan bisa bersama, hanya doa dan waktu yang bisa ...

Coba tebak ada berapa kata diam??

Diam itu unik, diam dalam seribu bahasa, berarti seribu ungkapan yang sedang dipendam, banyak pengertian dalam diam, tidaklah mudah menebak diam, diam bukan berarti negatif, bukan pemalu, bukan pemalas, bukan tidak setuju, apalagi tidak perhatian, diam merupakan ungkapan hati yang dipendam dalam rasa diam, bukan bermaksud diam, tapi diam itu ekspresi, ekspresi seseorang yang ingin diperhatikan, unik memang, tapi itulah diam. Diam itu misterius, darimana datangnya diam, apakah berjalan karena diam-diam? Atau berasal dari diamnya diam, bingung bukan? Memang, karena bingung bagian dari misterius, dan misterius itu bagian dari diam, tapi jangan diartikan diam berarti bingung, apalagi diam yang menimbulkan kebingungan, diam bukan seperti itu, diam tidak membingungkan, diam itu jelas… jelas-jelas diam. Diam itu sedih? Sepi? tidak sanggup? Adakalanya iya, tapi lebih banyak tidaknya, diam itu ya diam-diam, bisa sengaja, tidak sengaja, atau memang sudah kodratnya diam, diam itu sikap, ...

ayah ibu tanda kutip

Maukah kau menjadi seorang “ibu” untukku, tempatnya pulang bagiku, tempat ternyaman untukku mengadu-ngadu, bermanja-manja, dan meminta ini-itu, setelah seharian diluar harus tampil sebagai “lelaki perkasa”? Maukah kau berperan sebagai “ibu” yang bersedia menjadi ‘telinga’ yang mau mendengarkan, menenangkan, membesarkan hatiku ketika pulang membawa setumpuk masalah yang menguras effort tenaga dan pikiran? Maukah kau menjadi seorang “ibu” untuk diriku, yang bisa memperlakukan sebagai ‘bocah’ atau ‘bayi besar’ yang manja, yang gemas, yang selalu tampak lucu dikala bersamamu, setelah di luar sana tampil berwibawa bersama orang lain? Maukah kau menjadikan aku seorang “ayah” yang bisa dirindukan dan bisa dijadikan panutan, sebagai sosok ‘pelindung dan penenang hati’ yang bisa menenangkan dan menyayangimu setulus hati? Maukah kau bersabar ketika seringkali sebagai “ayah” dituntut untuk bersikap lebih tegar, keras, dan tegas? Sebagai sosok “ayah” yang harus selalu terlihat ku...

Membumikan pendidikan nilai

Gambar
Corak pendidikan harus dibalik, dari  non vitae sed scholae discimus   menjadi  non scholae sed vitae discismus ,  maksudnya “kita belajar bukan untuk sekolah melainkan untuk hidup” Sumber gambar : http://travel.detik.com/read/2012/08/27/114234/1999740/1383/pesan-antikorupsi-ki-hajar-dewantara-di-museum-sumpah-pemuda