Coba tebak ada berapa kata diam??
Diam itu unik, diam dalam seribu bahasa, berarti seribu
ungkapan yang sedang dipendam, banyak pengertian dalam diam, tidaklah mudah
menebak diam, diam bukan berarti negatif, bukan pemalu, bukan pemalas, bukan
tidak setuju, apalagi tidak perhatian, diam merupakan ungkapan hati yang
dipendam dalam rasa diam, bukan bermaksud diam, tapi diam itu ekspresi,
ekspresi seseorang yang ingin diperhatikan, unik memang, tapi itulah diam.
Diam itu misterius, darimana datangnya diam, apakah berjalan
karena diam-diam? Atau berasal dari diamnya diam, bingung bukan? Memang, karena
bingung bagian dari misterius, dan misterius itu bagian dari diam, tapi jangan
diartikan diam berarti bingung, apalagi diam yang menimbulkan kebingungan, diam
bukan seperti itu, diam tidak membingungkan, diam itu jelas… jelas-jelas diam.
Diam itu sedih? Sepi? tidak sanggup? Adakalanya iya, tapi
lebih banyak tidaknya, diam itu ya diam-diam, bisa sengaja, tidak sengaja, atau
memang sudah kodratnya diam, diam itu sikap, bukan dalam artian yang sempit,
tapi luas maknanya, dalam diam terdapat beragam pengertian, tumbuh berbagai macam
perasaan, warna-warni akan sikap, dan semua itu dipadukan menjadi diam.
Diam dalam konotasi positif itu banyak, diam-diam mendoakan,
diam-diam ikhlas dan sabar, diam-diam menjaga sikap, diam-diam menjaga ucapan
yang berlebihan, diam-diam menahan hawa nafsu, diam-diam itu keren bukan? tapi
beda diam beda beda cerita, diam karena sedih? Diam karena gundah gulana galau?
Ah semu… itu diam semu, diam yang dibuat-buat, tapi diam seperti itu bukannya
dilarang, sah-sah saja, silahkan berdiam seperti itu, tapi sekali lagi itu diam
semu.
Dalam diam itu aneh, terkadang menjengkelkan, terkadang juga
mengagumkan, selera orang berbeda-beda, ada yang diam karena menyukainya, ada
juga yang menyukainya karena diam, silahkan artikan saja sendiri kata diam,
karena hakikatnya diam itu banyak pengertiannya, diam bukannya tidak ingin
dimengerti, malah sebaliknya, sebaliknya seperti apa? Tidak bisa dijawab oleh
satu pengertian, karena diam banyak pengertian.
Diam itu menghanyutkan, perasaan sedih, senang, bangga,
tercampur dalam satu sikap, diam itu nikmat, lebih nikmat daripada segelas kopi
yang didiamkan, diam-diam mensyukuri dalam kesedihan itu lebih nikmat daripada
diam-diam menangis, meskipun tangisan dalam diam sama nikmatnya dengan tangisan
air mata, dalam diam hati ini akan menjadi tenang, dalam diam pikiran ini akan menjadi
jernih, dan dalam diam sikap ini akan menjadi berwibawa… diam-diam ingin bukti?
Silahkan buktikan sendiri dalam diam.
Diam itu indah, apalagi berdiam diri karena keindahan itu
lebih indah, karena diam dalam keindahan itu akan menjadi cinta, mensyukuri
cinta dalam diam akan menjadi kekaguman, diam dalam pengaguman terdapat doa,
dan doa yang indah adalah doa dalam diam, diam-diam mencintai sesuatu lebih
indah daripada terang-terangan, cinta yang seperti apa? Ah, lebih baik diam
saja.
Diam itu buah hasil dari mencintai dan dicintai,
menghanyutkan diam dalam rasa cinta yang berdebar-debar, diam-diam mencintai
dan diam-diam dicintai membuat hati ini terdiam dalam rasa malu, cinta yang
didiamkan memang akan berujung dalam jurang kegelisahan, membuat dunia dan jiwa
ini hampa dalam kekakuan yang tak menentu, diam merupakan cara untuk mendiamkan
cinta yang alur bergeraknya dinamis, indah memang rasanya bercinta diam-diam,
bercinta dalam diam lebih liar fantasinya dibandingkan bercinta dalam
keramaian, memang cinta membuat buta iman dan perasaan, tetapi adakalanya diam
dalam cinta ini tidak menimbulkan sakit hati yang berlebih, lebih baik diam
dalam mencintai daripada diam tidak peduli karena cinta.
Diam itu merindu, rindu sekali akan berdiam diri, merindu
dalam diam lebih merindu daripada rindu yang terang-terangan, merindu dalam
diam, akan lebih banyak hal yang dipikirkan, yang diinginkan, yang dirasakan dan
tentunya yang didiamkan, tapi rindu dalam diam itu indah, apalagi merindukan
berdiam diri pasti rasanya lebih indah, ingin sekali rasanya memeluk sesuatu
dalam diam, berjuta ekspresi tercampur didalamnya… oh ingin sekali rasanya
diam-diam merindukan, diam-diam ingin merindu, dan diam-diam ingin dirindu.
Semoga diam membawa berkah, memberikan sensasi nikmat
tersendiri bagi orang yang merasakannya, diam bukan berarti pendiam, diam itu
baik, lebih baik diam, dan akan menjadi kebaikan dalam diam, diam itu doa, doa
yang diselimuti oleh kesunyian, syahdu rasanya berdoa dalam diam, dalam diam
doa bukan sekedar kata-kata, tapi motivasi dan harapan yang diazzamkan dalam
diam, kemudahan berdoa dalam diam berbanding lurus dengan kemudahan kebaikan
yang diberikan, yang berarti lebih banyak diam, diam, dan diamnya maka lebih
banyak juga kebaikannya.
Komentar
Posting Komentar